Sitename

Description your site...

Demokrasiana Institute: Jelang Pemilu, Media Wajib Jaga Akal Sehat

Demokrasiana Institute: Jelang Pemilu, Media Wajib Jaga Akal Sehat

Panglima Jakarta-Pemilihan umum merupakan momen penting yang menarik perhatian semua kalangan, salah satunya pihak media. Pemilu tidak akan mungkin lepas dari radar media. Pemilu adalah bagian dari proses demokrasi, dalam posisi yang sama, media merupakan salah satu pilar penting demokrasi.

Demokrasiana Institute sebagai lembaga yang konsen mendorong demokrasi keindonesiaan memandang netralitas dan objektivitas media dalam pemberitaan Pemilu sangat penting, hal ini agar masyarakat bisa mendapatkan pencerahan tentang Pemilu.

“Netralitas dan objektifitas media sangat penting, khususnya jelang pemilu, netralitas dan objektifitas tersebut sangat tercermin dari konten berita” tegas Zaenal Abidin Riam, Koordinator Presidium Demokrasiana Institute, Rabu (5/12).

Media seharusnya tidak larut dalam arus besar kepentingan politik, baik karena pengaruh modal maupun kekuasaan, media harus tetap menjaga akal sehat bahwa fungsinya adalah mengungkap kebenaran, bukan menjadi corong dari kepentingan politik tertentu.

“Wajib bagi media menjaga akal sehat, tidak terjebak pada kepentingan politik tertentu, hal ini penting agar media tidak bersifat partisan yang menyuarakan satu suara tertentu sambil mengabaikan suara lainnya” lanjut Enal.

Media perlu menyadari, khususnya media mainstream, bahwa di era sekarang para pembaca media sangat memahami fakta yang terjadi dalam keseharian, mereka tidak mudah percaya dengan pemberitaan media arus utama, mereka lebih kritis dari sebelumnya.

“Penting dicatat masyarakat hari ini memiliki kecerdasan lebih dalam mengamati isi berita di media, masyarakat tidak akan mudah percaya lagi seperti dahulu kala, bila mereka melihat sebuah media sangat partisan, maka mereka tidak ragu meninggalkan media tersebut” terangnya.

Menjaga akal sehat sangat penting bagi media, tidak mungkin media mampu bertindak sebagai pilar demokrasi bila mengabaikan akal sehat, karena demokrasi sejati hanya bisa terlaksana bila akal sehat bekerja dengan maksimal. Sumber : Zaenal Abidin Riam, Koordinator Presidium Demokrasiana Institute.

572 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan