Pertanyakan kinerja Pemda Tubaba, Walhi Lampung Angkat Bicara

Panglima Bandar Lampung- Ketua Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Lampung, Hendrawan menilai dugaan pembuangan limbah medis tidak pada tempatnya yang terjadi di Puskemas Poned Mulya Asri Tulang Bawang Barat, telah melanggar Undang-Undang (UU) Lingkungan Hidup.

“Limbah medis itu termasuk limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3), berdasarkan Peraturan Pemerintah No 101 tahun 2014 perlunya adanya penanganan khusus, karena membahayakan manusia, mahluk lain termasuk lingkungan hidup, kalau tidak ada penanganan secara baik dan khusus,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan selurer, Selasa (29/10).

Ia menambahkan, Peraturan Pemerintah atau UU lingkungan hidup 32 tahun 2009, dalam pembuangan limbah medis seharusnya terdapat pihak ke tiga dalam pengelolaan limbah medis tersebut.

“Dia (Limbah medis, red) tidak bisa dibuang sembarangan, seharusnya ada pengelola pihak ke tiga yang menangani limbah tersebut, yang punya lisensi langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup, dan sifatnya kerjasama langsung dengan Pemerintah Daerah untuk menangani hal tersebut, yang aturannya limbah medis di tampung tempat pembuangan sementara (TPS) dan nantinya diangkut oleh pihak ke tiga karena tidak bisa dibuang harus di kelola oleh pihak ketiga tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dugaan pembuangan limbah medis yang terkesan sembarangan oleh Puskemas Poned Mulya Asri, dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Lingkungan Hidup harus segera mengkroscek kebenaranya.

“Jika memang benar itu terjadi pembuangan limbah medis sembarangan, bisa di berikan sanksi teguran, penutupan sementara, atau dilarang beraktifitas dan kalau terbukti bisa diteruskan ke ranah pidana berdasarkan UU Lingkungan Hidup 32 tahun 2009,” jelasnya.

Ia menjelaskan, jika terbukti hasil dari laporan atau temuan pembuangan limbah medis Puskemas benar adanya, dan tidak ada pengawasan dari Pemerintah Daerah, maka patut di pertanyakan kinerja Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup.

“Kalau tidak ada pengawasan patut dipertanyakan kinerja Pemerintah Daerah, yang dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup, kalau sudah terindikasi pencemaran lingkungan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pelayanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar (Poned) Mulya Asri yang berada di Kelurahan Mulya Asri Kecamatan Tulang Bawang Tengah (Tbt) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang terkesan tidak memperhatikan dampak dari limbah medis.

Pasalnya limbah medis adalah barang yang sudah di pakai untuk berbagai pengobatan yang sangat berbahaya untuk lingkungan sekitar, bisa menularkan penyakit, dan limbah medis harus di kelola oleh lembaga yang sudah memiliki izin resmi serta limbah tersebut tidak boleh dibuang sembarangan.

Pada saat Media Panglima ke lokasi mengungkapkan, sangat disayangkan, Poned Mulya Asri yang membuang limbah medis di belakang Poned, lebih parahnya, limbah tersebut itu dibakar dibelakang Poned. (Red)

Author: Media Panglima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *