Sitename

Description your site...

Sempat Buron Akhirnya Polres Ponorogo Berhasil Tangkap Pelaku Penganiayaan

Sempat Buron Akhirnya Polres Ponorogo Berhasil Tangkap Pelaku Penganiayaan

Panglima Ponorogo – Pada Senin (07/01/19) Unit Reskrim Polsek Ponorogo berhasil mengamankan pelaku yang di duga melakukan penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana dimaksud pasal 170 KUHP.

Diperkirakan pelaku sebanyak tiga orang, dua orang pelaku yang diamankan yaitu SRDS als TEKEK (24 th) warga Jl. Sekar Pudak gg II No. 4 A Rt 01 Rw 01 Kel. Tonatan Kecamatan/Kabupaten Ponorogo dan JF als KEBRET (24 th) warga Jakan Bromo RT 2 RW 3 Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat, Kediri sementara satu pelaku berinisial AF alias MILUK warga Desa Beton, Siman, Ponorogo masih dalam pencarian.

Kejadian berawal pada Minggu (06/01/19) dini hari saat korban Sdr. Tegar Pamungkas Bin Sakri (18 th) warga Jl. Puspowarno No. 13 Rt 01/ Rw 01 Kel. Mangkujayan Kec. /Kab.Ponorogo bersama rekannya Riyan Muhammad Mughi Bin Nur Arifin, 17, warga Jl. Puspowarno. No 9 Rt 1/ Rw 1 Kel. Mangkujayan Kec.kab. Ponorogo sekira pukul 03.00 Wib dini hari ke dua korban bersama beberapa rekannya nongkrong di depan kantor DPRD Kab. Ponorogo tidak berapa lama ada seorang menghampiri korban, kemudian korban Tegar Pamungkas dipaksa ikut ke dalam aloon-aloon, sesampainya didalam aloon-aloon ternyata sudah ada sekitar dua orang pelaku lain menunggu.

Kemudian korban diintrogasi bahwa telah menjelek jelekkan adik pelaku, karena merasa tidak mengenal adik pelaku, korban menjawab tidak kenal, kemudian pelaku marah sembari memukul pelapor dengan tangan kemudian menggunakan paving blok, selanjutnya pelaku memanggil korban satunya Riyan yang sedang duduk di depan Kantor DPRD kemudian pelaku membawa Riyan ke dalam aloon-aloon, karena banyak orang yang melihat kemudian pelapor dan korban Riyan dibonceng menggunakan 2 motor dibawah ke bawah jembatan sungai sekayu, disana keduanya kembali di aniaya secara bersama sama oleh ke tiga pelaku.

Seolah pelaku tidak puas selanjutnya kedua korban kembali dibawa naik motor ke utara jembatan tempuran dilokasi tersebut kembali korban dianiaya, setelah puas kemudian kedua korban di antar pulang diturunkan di dekat rumah korban Jalan Puspowarno Ponorogo.

Dari kejadian tersebut korban Tegar pamungkas menderita lebam diseluruh wajah, kedua mata lebam, bibir robek, pelipis kanan mengeluarkan darah, tengkuk bengkak, punggung memar, pusing dan muntah-muntah, sedangkan korban Riyan menderita memar di mata sebelah kiri hidung bengkak, bibir robek, kedua korban oleh kelurga kemudian di bawa ke RS Muhamadiyah Jl. Diponegoro Ponorogo untuk pengobatan. Merasa tidak terima dengan kejadian tersebut selanjutnya korban bersama pihak melaporkannya ke Polsek Ponorogo.

Kanit Reskrim Polsek Ponorogo Ipda Rosyid Effendi membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku penganiayaan tersebut. “Penangkapan kedua pelaku merupakan pengembangan penyelidikan dari laporan korban pada Minggu pagi tanggal 6 Januari 2019 kemarin,” terang Kanit Reskrim.

“Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain, saat ini masih dalam penyidikan, namun satu pelaku inisial AF als Miluk masih buron,” pungkasnya.

Atas perbuatannya pelaku dapat di ancam pidana sesuai pasal 170 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan. (cholis)

344 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Maaf Bro !!!